Antara Membaca dan Review Buku

Beberapa bulan kemarin waktu mulai sering baca e-book di laptop aku sempet punya keinginan kepingin bikin weekly review tentang buku-buku yang udah kubaca. Kalo ditanya jumlah novel digital yang udah dikoleksi sih.. Jangan ditanya. Malahan masih banyak banget yang belum sempet kebaca. Tadinya mau kubaca satu persatu selama liburan, tapi malesnya itu lho… Yang ada malah re-read novel yang udah dibaca. Haha.. Kalo kayak gini gimana bisa review mingguan? Baca buku yang di download sendiri aja udah males.

So far review novel yang berhasil aku buat baru ada dua. Udah ada rencana kepingin buat lagi, tapi masalahnya adalah novel atau buku apa yang bakal di review. Ngereview itu sebenarnya gampang-gampang aja, soalnya kan udah dibaca. Apa susahnya menceritakan kembali apa yang kita tangkap dari buku yang udah dibaca? Tapi kalo ditanya soal buku apa yang ingin di review, itu sih lain cerita. Ada banyak banget novel yang ceritanya bagus dan aku suka, tapi kriteria novel yang menurutku worth direview itu ga cuma bagus dan aku suka. Harus ada point yang membuat novel tersebut menjadi sesuatu yang positive untuk dibaca. Misal, kalo mau review novel romance, tentunya ga sekedar cinta-cintaan kayak film drama. Waktu buat review tentang The Fault in Our Star, aku milih buku ini karena unsur romance dan tragedy-nya deep banget. Romansa cinta remaja tapi tetep tragedi karena mereka pasangan penderita kanker, ketemu dan berpisah karena kanker, dan masing-masing juga hidup dengan kesadaran pribadi dan lingkungan terhadap kanker. Biasanya aku benci baca novel tragedi, tapi ceritanya terlalu bagus untuk ga di review. Yaa jadilah… Tapi ga juga selalu tragedi mulu kan yang bisa di review, aku penginnya yang bener-bener unik. Makanya mesti nyari dulu di list novel mana yang bakal di review nantinya. Sayang sih novel digital dari Indonesia dikit banget koleksinya, kalo novel English kan banyak dan ada tempat yang resmi buat download gratis. Pernah saking ga nemu novel mana yang mau direview, aku langsung jengkel sendiri sampe kepingin review Fifty Shades of Grey daripada susah-susah.. Hahaha.😛

Mungkin sekarang, lebih baik fokus membedah semua novel-novel yang belum dibaca daripada mikirin review. Bawaannya berasa ada tanggung jawab gitu, habisnya udah download banyak-banyak tapi nganggur di laptop. Itu bukan kebiasaan yang baik ya… #Mikir.

2 thoughts on “Antara Membaca dan Review Buku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s