Ketika Jadi “Pemilih”

Hi people!

Daku rasa pengalaman hari ini patut dijadikan renungan bahwa makna “pesta demokrasi” emang harus lebih dipahami lagi oleh masyarakat, termasuk aku. Bahkan bagi kita yang dianggap “generasi muda”, aku sendiri bingung sama kejadian ini.

Well, kita kan baru aja berheboh ria soal kemenangan Joko Widodo dalam pikada Jakarta kemarin. Karena aku bukan warga Jakarta, makanya ga sama antusiasnya kayak mereka. Wong bukan pemilihan di daerahku kok. Disini nih yang jadi permasalahannya. Ketika dapet kesempatan berpartisipasi dalam pemilihan kepala daerahku, justru aku ga tahu siapa kandidat-kandidatnya.

Continue reading

Yang menginspirasi : Bashaer Othman

Good day, people! And happy working for those busy workers. Last post aku uring-uringan sendiri gara-gara cengok ngeliat tweet Adam Young yang dengan tiba-tiba berisikan bahasa AL4Y. Pengennya pura-pura mikir kalo itu cuma khayalan ato spekulasi terbesar akun twitternya di hack alien AL4Y. Yaah.. Ternyata setelah ngetweet “4n4k l4y4ng4n -____-“, doi kembali seperti semula.
Seneng sih seneng tweetnya normal lagi.. Tapi akhirnya udah pasti tweet AL4Y yang sebelum-sebelumnya emang asli dia yang posting.. (=_=x)9

How Adam Young became an Alay makes us the fans exploded. Way to go, Adam..

Heh.. Ya sudah gx usah dibahas. Bisa botak nanti. Kemarin Aku udah bilang kepingin bahas tentang seorang remaja inspiratif. Walaupun asalnya bukan dari Indonesia sih, melainkan dari Palestina. Kalo kemarin ada yang sempat nonton acara “Inbox” di SCTV kemarin pasti pada tahu, soalnya ada wawancara dengan cewek 100% cantik dan manis ini. Yap, she is Bashaer Othman, the world’s youngest mayor. Umurnya masih muda, 15 tahun dan statusnya sebagai pelajar kelas 1 SMA. Ia mendapat kesempatan untuk memerintah kotanya selama dua bulan di bawah bimbingan wali kota yang sedang menjabat. Menurut wawancara di Inbox, selama jabatan dua bulan tersebut Othman mampu membangun pabrik dan taman-taman untuk anak-anak. Ia mengganti dewan kota yang dijabat oleh orang yang lebih dewasa dari dirinya dengan teman sebayanya untuk membantu dalam kepemimpinannya selama 2 bulan. Weh weh.. Walaupun cuma dua bulan, tapi bisa membuktikan diri sebagai pemimpin. Di sebuah situs internet, ia menyatakan bahwa pekerjaan tersebut merupakan sesuatu yang menarik dan menyenangkan. Tapi ia juga sadar akan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.

“It’s not about the title, but it’s a responsibility.”

Wawancara dengan Kompas

Republika

Trus tujuan kedatangannya ke Indonesia, adalah memenuhi undangan World Peace Movement untuk menerima The Worlds Youngest Mayor Award dari Royal Word Records. Yang favoriteku tuh artikel di Kompas. Sebagai wanita Palestina muslim, ia tetap memegang aturan bahwa dalam Islam tidak diperbolehkan adanya hubungan wanita dan pria selain pernikahan. Coba di Indonesia, jaah.. Belum juga nikah, gaya pacaran udah membabi buta gx tau aturan. Bandingin donk ama Palestina yang keadaannya masih krisis kemerdekaan, generasi muda malah salah kaprah soal kebebasan. Yah.. Itu lah ya, kita emang musti banyak berbenah terhadap cerminan masyarakat dan negara ini. Generasi muda apatis sama politik, wong kitanya gx di kasih kesempatan sama yang tuho-tuho. Asal maju, dianggapnya ini itu, gx dipercaya. Belum lagi korupsi, money gaming, wajah-wajah lama juga yang main. Gimana mau maju? Yang kitanya juga, bagaikan kerupuk melempem tapi koar-koar macam bebek. Pas rame aja besar omong, sok nasionalis padahal asal ikut. Giliran sendirian, ya gitcuh deeh.. Hahai.

Kalo mau liat fotonya, ada nih;

Bashaer Othman

Bashaer

hegh.. Cantiknyaa..
Ehek, udah cantik pinter pula. Wanita idaman. Moga-moga gw punya anak kayak dia.. XD ah gitulah.. Ni atu manusia keren banget. Menginspirasi. Good Good 😀

Perubahan

Ah ya.. Jam segini di tempatku baru aja turun hujan. Salah satu twit update berbunyi, “Hujan dan galau adalah sahabat.” ehek, mungkin suasananya kali, ya. Bayanganku kalo lagi hujan, terkenang adegan video klip lagu Sherina “Pelangi” waktu dia lagi duduk depan jendela merhatiin hujan. Epic dah tuh. Berasa nostalgia ke jaman daku SD yg masih (k)unyuk-(k)unyuk XD. Aah.. Masa muda. *pandangan menerawang* agak merasa semacam nyesel karena daku ngerasa ada banyak momen yg miss dan terlupakan. Jadi kangen gitu, kalo masih cepol begitu semua keliatan sederhana. Begitu dewasa, hal kecilpun bisa jadi rumit. Di umur 21 tahun ini aku seolah ngerasa banyak hal mengalami perubahan yg gx di sangka-sangka.

Tadi siang, daku iseng browse foto profile temen di FB yang kebetulan udah ku kenal sejak SD. Begitu merhatiin foto-fotonya, buset.. Kaget bang. She’s changed a lot after 5 years since our junior high school days. Dulu tuh anaknya kecil, ramping, imut, unyuk-unyuk dah. Sekarang justru jadi berbobot. Wahaha. Tapi dasarnya emang manis orangnya jadi nambah lemak gx masalah. But really, I was shock nontheless. Gimana gitu ya, seolah dalam pikiran ada kalimat, “Apa aja yg udah kelewatan ama gw?” . Tapi setelah muncul pertanyaan tersebut, daku gx bisa jawab dengan jawaban lain selain mengiyakan bahwa memang udah banyak perubahan yg kelewat dari penglihatanku. Like, it’s been 5 years for God’s sake! Of course everything will be changed. I mean look at me now, yang dulunya mirip gajah bengkak sekarang orang ampe gx percaya dulu aku bisa segemuk itu.

Itulah perubahan. Sahabat-sahabat yang dulu daku kenal juga udah mengalami banyak perubahan. Jadi sedih, berasa “duh, kangen sama masa-masa itu..” but that’s what a life is. Soalnya perubahan itu baik, asal ke arah yang baik. Life improvements, mengembangkan hidup ke level yang lebih baik. Semua orang selalu melakukan hal yg sama, termasuk aku. So meskipun ada banyak hal yg terlewat dari pandangan mata, perubahan adalah phase yg akan selalu terjadi pada semua orang dan bersifat terus menerus. Karena pada akhirnya angkatanku udah bukan abg alias teenagers lagi. We are adults, pass over age seventeen. Berubah, and I mean changes to be something better is a must. 🙂

Mellow ya, ahaha. Gx sih.. Ada kalanya daku emang selalu ingin mengungkapkan pendapat tentang hal seperti ini, cuma suka males aja. Ibaratnya ketika dirimu mikir panjang lebar tentang specialized life topic sampe cukup 1 essay penuh, justru malah jadi blank waktu dideskripsikan baik secara lisan maupun tulisan. Eh.. Tapi emang rada gaje sebenarnya post ini, soalnya kebawa suasana ketika daku shock ngeliat temen-temen yg udah kukenal dari kecil ternyata banyak berubah. Hiks.. Ada yg udah kerja, sama-sama kuliah, ada yang masuk akpol.. Koq aku gx berkembang? *menghela nafas berat* maafkan temenmu yg agak lelet ini ya guys.. Huhuhu.

Yak. Udahan ah. Udah sore, au revoir 🙂

Apa yang baik

Because I begin to love planking and I got several reactions on my planking photo, it’ll be good to give some sayings about Planking.

Aku pikir planking jauh lebih baik dari pada hal negative yang dilakukan remaja sekarang. You know, ada banyak banget trend-trend remaja yang fun dan positive kayak flash mob, shuffle, street dance, go green movement, dan banyak yg lain. Bahkan Alayisme Indonesia sebenarnya juga positive lho, setidaknya Alayiser punya jati diri dan gx menjurus ke hal-hal negative. Drugs, alcohol consumption, merokok, bullysm, gangism, free sex, gw bingungnya kenapa hal yang merusak pribadi dan tubuh justru lebih dianggap ‘gaul’ dan ‘keren’. Begitu ada yg gokil-gokilan, mencoba mengekspresikan diri dengan hal yang faktanya tidak mengganggu dan tidak dilarang agama justru dianggap aneh dan kurang kerjaan?

I can’t actually say that I’m the innocent one in these case. Aku nyobain rasanya merokok dari kelas 3 SD sampai akhirnya aku gx merasa lagi rokok itu sesuatu yg fun, kisah pacaranku dulu juga udah hampir ke tahap Free sex tapi akhirnya gx jadi akibat sebuah pertanyaan di kepalaku, “Apakah penting melakukannya?”. Aku adalah orang yg mempertimbangkan penting atau gxnya melakukan suatu tindakan, sehingga aku jadi ingin bertanya pada yang membaca post ini, “Pentingkah berbuat hal negative?”

so, kalau mempertimbangkan mana yang lebih penting antara gerakan ‘kurang kerjaan’ seperti Planking dengan ‘Gaul anak muda’ seperti hal-hal yg aku sebutin di atas, Thank you very much, aku pilih planking. Murah meriah, seru, fun, stress relief, gx merusak, gx dilarang pemerintah maupun agama, dan bikin happy. 😀

Your answer 1 > “Udah terlanjur!”

Ibaratkan kamu nyemplung ke empang, bau, penuh lumpur, terus karena udah terlanjur terus mau mendekem di situ kayak bebek di sawah? Wkwk. Ya silahkaan.. Soook.. Yah ma bro, talking about Mr. Excuse. Alasan itu gampang di cari. Gampang kayak cari upil di lobang hidung. Like me, yg pernah tergoda free sex, akhirnya gx jadi bukan? Why? Because I know it’s not the real me. Like I said before, “Pentingkah?”

Your Answer 2 > “Urusan gw, bukan urusan lo! Gw yg ngejalanin dan gw tau resikonya, gx usah ikut campur!”

Then fine, silahkan untuk tidak meneruskan lagi membaca post ini dan cari bahan bacaan lain. Aku cuma mempersembahkan ini untuk mereka yg masih sayang sama diri sendiri dan orang terkasihnya. Para druggers, silahkan pakai drugs sesukamu karena kamu tentunya sudah tahu suatu hari nanti kamu akan mati mengenaskan dengan tubuh bengkak dan membiru dan busa yg keluar dari mulutmu akibat OD. Peminum alkohol bisa mengikuti jejak salah satu tetangga saya yang meninggal dengan beberapa botol miras di temukan di dekat mayatnya, otopsi menunjukkan organ tubuhnya rusak semua. Para free sexer silahkan menambah lebih banyak kasus pembuangan anak, penjualan anak, pembunuhan anak, aborsi, nikah terlalu muda, PSK, AIDS, penyakit kelamin, dan masih banyak lagi. Bullier, geng motor yang bersifat negatif kayak merampok dan semacamnya, abuser, yaah terusin aja aksimu. Toh jumlah manusia udah semakin banyak, bunuh satu dua gx masalah kan? Kurang samsak kan, makanya mukulin orang sampai masuk rumah sakit, BBM juga gx terlalu jadi masalah wong belinya pake barang rampokan. Dan perokok, ehm.. Silahkan kita berikan pengecualian untuk yg satu ini. Secara kasat mata rokok penyumbang devisa negara. Haha, congrats! You pass! Nah.. Lakukan saja jika anda merasa itu urusan anda. Udah tau resikonya, kan? Aku pun tahu resiko planking, di ketawain orang. Drugs, OD. Free sex, STD dan anak-anak di luar nikah, belum lagi dosa zinnah. Alkohol, mati, nyusahin orang lagi. Merokok, paling bengek doank. Wkwk.

JADI APA YANG BAIK UNTUKMU?

Kamarku yang..

Weekend comes and I’m hella bored now. Aku bangun tidur siang jam setengah 4, kepanasan, dan kamarku baunya.. Ugh. Semerbak bunga Bangkai. Wkwk. Inilah kamar cewek yg gx mandi dari semalam dan lebih mentingin tidur dari pada beresin kamarnya sendiri. Tapi aku akuin risih juga liat kamarku berdebu, kasur dan bantal bau dan lembab, pakaian kotor di tumpuk gitu aja. Gimana gx bau nih kamar? Nyahaha.

Akhir-akhir ini aku gx punya waktu bersihin kamar sendiri. Kesempatan di hari libur malah molor. Dulu waktu aku masih SMP, hampir setiap hari emak komplain, “Kamu itu perempuan, kok jorok sih Neng? Liat ini, berantakaaan kayak kapal pecah..” an so on, so on and on dan akhirnya mi soun matang XD. Wkwk becanda. Ternyata kebiasaan lama memang susah hilang. Udah gitu sibuk melulu, kayaknya nih kamar terbengkalai sejak aku pulang dari Yogya dan Bali kemarin. Ckck.

By the way, teman-teman di daerah lain apakah mengalami susah BBM? Tempatku sekarang menjual dengan harga mahal karena kami sulit mendapatkan BBM. Mau di jual dengan harga murah gx bisa karena modal aja udah gede banget. Duuh.. Lebih baik mahal tapi lancar daripada di jual murah tapi susah begini. Meskipun aku pribadi gx memakai BBM secara langsung karena gx bisa mengendarai motor, kayaknya kasihan aja lihat orang-orang pada ngantri karena BBM. Semoga hal ini bisa di tangani masyarakat dan pemerintah dengan baik.

Ntar lagi. Mau sholat. Ciao ❤