Sudah Tiga Tahun

Tanggal 27 Februari kemarin harusnya jadi genap tahun ketiga blog ini wara-wiri di kancah perblog-an (tsah). Hehe, kalo ibaratkan ini anak kecil yaa udah bisa lari dan ngoceh-ngoceh ga jelas yak. Sayangnya justru kontras, aku jarang posting. Sebelumnya masih bisa keep up sebulan minimal nyampe 3-5 post, tapi nyatanya Februari malah cuma bikin 1 post. Alasannya karena lagi riweh, tapi ada juga banyak hari di mana inspirasi buat nulis itu ada dan… pooff!!! hilang gitu aja karena males ngetik. Numpukin draft di note, akhirnya ngejamur. Ckckck… Entah nasibnya jadi gimana kali ini blog yak.

Tapi ya bersyukur, meskipun ga keurus juga masih bisa jadi ‘teman’ yang baik buatku. Dari yang dulu seorang loner non-mainstream ga ngikutin trend ataupun gosip terkini, social-awkward kind of girl, dsb sekarang jadi a salary-woman yang hidupnya tiada hari tanpa kerjaaaa.. Makeup… Kerja lagiiii… Makeup lagiii… Dan menghitung hari kapan gajian… Ya blog inilah saksinya. Kalo masih serajin dulu kali udah bejibun cerita warna-warni selama di tempat kerja. Sayangnya ga boleh bawa ponsel sih yak.. Haha. Kalo bawa ponsel pasti masih bisa luangin waktu minimal ngelarin draft yang numpuk terus baru di post ke blog. Lagian kadang suka ada ide atau topik yang spontan muncul dan kalo ga cepet-cepet ditulis pasti udah kelupaan duluan. Well, rules are rules. Paling ga karena udah kebiasaan ga sering-sering bawa hp makanya jadi ga merasa butuh banget.

Back to the blog topic, aselinya ada banyak cerita yang ga sempet didokumentasikan di blog ini. Entah kenapa mulai ke sini makin jarang nulis. I don’t even try on English, let alone bahasa. Yah… Ga bisa bilang janji-janji lagi bakalan sering-sering nulis karena faktanya sebulan palingan cuma bisa nulis satu post. Kadangan gaje juga, ga ngerti mau ngomongin apa lagi. Sebenarnya ga mau gitu, tapi apa daya… Mohon dimaafkan kalo jarang nongol ya manteman.. *sungkem* Yang penting akan terus usaha supaya blog jangan ampe mokad. Tetep bisa terus nulis sampe nenek-nenek kalo bisa, biar cucu-cucunya pada baca cerita-cerita ajaib masa muda si nenek. Dan akan terus menghargai salah satu teman terbaik yang ga pernah lelah menunggu dan menampung segala keluh kesah hidupku. Thank you so much my blog, you’ve been living with me for these three years. Let’s continue our journey together. :):)

Btw, hari tak terlupakan ketika aku publish post pertamaku di blog, masih ada nih. Post peringatan tahun pertama dan kedua juga monggo kalo mau dibaca. Sampe sekarang juga masih lupa anniv blog sendiri, aku emang lemah kalo soal ginian ya.. Hahaha.

Advertisements

[Special] Idea for Year Book

Since a while, I’ve been thinking about a new idea for year book. Thus far the year book I know always contains students/scholars’ and lecturers’ biodatas, photograph documentary, and some certain individual statement pages. For me, that’s really boring. Why not giving each student and lecturer a page where they can write all impressions and messages being in said institute? Especially for English majors, aren’t writing your impressions and messages in English can show your English skill? Seems like a short port-folio, doesn’t it?

I hope, even though I perhaps don’t have any chance to continue my education because of some reasons, my former classmates can realize this idea for their own benefit. Isn’t it cool to have your year book filled with nostalgic stories in many versions? I think it’s more interesting than just reading the same biodatas and pictures over and over. πŸ™‚

I post this ide in my blog not just without reason. If interested, I can give one special page in this blog as a sample for all my classmates showing their I&M essays in said page. This idea/project is open not only for fifth semesters, but also others and lecturers. I even can make a documentary blog specialized for DCC Tulang Bawang English major students. If interested, just contact me on FB. It’ll be posted on club too, so I’ll be looking forward to your responses! πŸ™‚

Dari dulu, aku memikirkan sebuah ide yang menarik untuk buku tahunan. Selama ini buku tahunan yang kulihat adalah kumpulan biodata pelajar/mahasiswa dan pengajar, dokumentasi berupa foto, dan halaman berisi penyataan dari individu tertentu. Bagiku, itu sangat membosankan. Mengapa tidak memberikan kesempatan bagi setiap pelajar dan pengajar masing-masing sebuah halaman di mana mereka dapat menuliskan semua kesan dan pesan yang mereka dapatkan selama belajar dalam instansi terkait? Terutama seperti mahasiswa bahasa Inggris, bukankah menulis pesan dan kesan dalam bahasa Inggris bisa menonjolkan kemampuanmu sebagai pelajar? Kelihatannya seperti portofolio pendek bukan?

Aku berharap, meskipun aku mungkin tidak punya kesempatan lagi melanjutkan kuliah karena suatu alasan tertentu, teman-teman seangkatanku bisa menerapkan ide ini untuk diri mereka sendiri. Bukankah menyenangkan bila buku tahunanmu berisi cerita singkat dalam berbagai versi? Menurutku itu lebih menarik daripada melihat berlembar biodata dan foto yang itu-itu saja. πŸ™‚

Aku menulis ide ini di blog-ku bukan tanpa alasan. Jika tertarik, aku bisa memberikan satu halaman khusus di blog ini sebagai sampel agar kalian dapat menampilkan semua cerita tersebut dalam satu halaman itu. Ide/project ini terbuka tidak hanya untuk mahasiswa semester 5 saja, semester yang lain dan dosen pun ga masalah. Bahkan bisa kubuatkan blog khusus dokumentasi mahasiswa bahasa Inggris DCC Tulang Bawang. Jika berminat, silahkan beritahu aku lewat FB. Aku akan memposting post ini di club, maka kutunggu respon kalian! πŸ™‚