No Need For That

Being a fan doesn’t mean you have to like everything in your idol. Being a fan, means you want to support him/her to be liked and idolized by many people. If you sneer and accuse someone forcedly like their idol by their positive reviews, while you don’t want your own opinion objected, I think it’s quite unfair. Like or unlike is anyone’s own right, if you don’t want to be objected, why commenting the others?

It happened when Yona became one of members who was made over at “Asian Kawaii Way Workshop” in an event. Her hairstyle was similar with Nyash who was already being madeover first. I think Yona’s appearance was not that bad, I don’t think the model was weird or anything. Afterall, what we see as a ‘Kawaii’ thing is different than Japanese people version. Then again, it’s a Japan workshop, and I even felt it less ‘wow’ than I’ve seen in Kawaii International. Then, a Yona fan commented on Twitter tha the hairstyle was really weird. He even compared others who commented ‘Kawaii’ with him who said ‘Ew, weird!”. If only at the time he didn’t write again “Don’t give too much love to your idol”, I wouldn’t feel so annoyed.

I tried to explain that it’s a normal thing, too normal for Japan fashion level actually. He answered that it’s because the hairstylist did it half-heartly. I became more annoyed, ‘it’s not because of the hairstylist or something, right?’ He just didn’t like it, and accused people who liked it.

After that, he said on Twitter that Japan fashion was too inovative to follow. Perhaps that’s Kawaii, but he didn’t feel like that. Then, being more annoying, he said he didn’t want his idoling way being objected. Eh? Wasn’t he who firstly fussed over people saying Yona Kawaii? Why did he feel bothered after I explained to him? It’s so weird. But, that’s a fan we know. I think it’d be better to be careful if I happen to meet fans like this again. I shouldn’t tempted to argue, because at the end they would feel themselves as the objected ones. Hmm…

Menjadi fans bukan berarti kau harus menyukai semua hal yang ada pada idolamu. Menjadi fans, berarti kamu ingin mendukungnya agar layak diterima dan diidolakan oleh orang banyak. Kalau kau mencemooh dan menuduh orang lain menyukai idolanya secara paksa lewat komentar positifnya, sedangkan pendapatmu sendiri tidak ingin dibantah, menurutku hal itu merupakan hal yang tidak adil. Suka atau tidak suka adalah hak masing-masing, jika tidak ingin dibantah, mengapa mengomentari orang lain?

Hal ini terjadi ketika Yona menjadi salah satu member yang di makeover pada Asian Kawaii Way Workshop dalam sebuah event. Hairstyle-nya sama dengan model Nyash yang sudah lebih dulu di makeover. Menurutku penampilan Yona tidak jelek-jelek amat, aku tidak merasa modelnya aneh atau semacamnya. Bagaimanapun, apa yang kita lihat sebagai hal yang 'Kawaii' sangat berbeda dengan versi orang Jepang. Lagipula, ini workshop Jepang, malah kurasa itu belum 'wah' dibanding yang sering kulihat di Kawaii International. Lalu, seorang fans Yona mengomentari di Twitter bahwa hairstyle tersebut sangat aneh, lalu membandingkan komentar orang lain yang berkata 'Kawaii' dengannya yang bilang 'Ih, gaje!'. Seandainya saat itu ia tidak menulis lagi "memberi cinta janganlah berlebihan", mungkin aku tidak akan merasa sedikit kesal. Kucoba menjelaskan bahwa hal tersebut adalah sesuatu yang biasa, malah terlalu biasa untuk level fashion Jepang. Ia lalu menjawab bahwa hal tersebut dikarenakan stylist yang melakukan makeover bekerja tanggung. Aku makin kesal, 'sebenarnya bukan karena stylistnya atau apa kan?' Pada dasarnya ia merasa tidak suka dan mencemooh orang lain yang mengatakan suka.

Setelah itu, ia berkata di twitter bahwa fashion di Jepang semakin inovatif untuk diikuti. Mungkin itu merupakan sesuatu yang 'Kawaii', tapi ia tidak merasa begitu. Lalu, yang lebih menyebalkan, ia mengaku tidak ingin caranya menyukai idola diganggu orang lain. Ha? Bukannya dia yang lebih dulu ribut karena fans lain bilang Yona Kawaii? Lalu kenapa setelahnya merasa terganggu ketika kujelaskan? Itu sungguh aneh. Tapi, itulah fans yang kita kenal. Kurasa sebaiknya jika bertemu dengan fans semacam ini, aku harus hati-hati. Lebih baik aku tidak tergoda untuk berdebat, karena pada akhirnya dia akan merasa menjadi yang dibantah. Hmm..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s