Jangan Marah Pada Fakta

Kalau ngikutin diskusi grup fans JKT48, ya pasti ga jauh-jauh dari Jepang. Lah ya, namanya juga sister group AKB48 yang dari Jepang, pasti juga kebawa-bawa hal-hal lain tentang Jepang. Sejujurnya, karena aku sendiri juga tertarik sama Jepang, jadi senang-senang aja sih kalau pada diskusi tentang Jepang. Tapi kadang bisa muncul pro dan kontra lho, soalnya memang ada banyak hal dari Jepang yang mengungguli Indonesia. Hal paling umum, soal waktu. Banyak yang setuju bahwa manajemen waktu di Jepang itu lebih baik ketimbang di Indonesia, soalnya orang Indonesia itu kan jam karetnya mah udah terkenal. Tapi akhirnya ada juga yang kesal, katanya, “Ingat, lo juga orang Indonesia, jangan memuji-muji bangsa lain sementara bangsa lo sendiri di anaktirikan.” Ini sih salah satu sifatnya kita juga ya, suka negatif… Pesimis dalam menyimpulkan sesuatu, makanya sering sana-sini rusuh. Padahal, hal tersebut harusnya jadi cambuk keras buat kita. Ga cuma dari pandangan kita aja lho, bahwa Jepang itu apa-apa perfeksionis, everything is about image. Negara-negara lain juga setuju kalau orang Jepang itu sangat teratur dan profesional. Mereka juga kreatif, dan ga puas di satu point. Bagus kan kalau bisa belajar dari mereka?

Jangan marah bila banyak yang bilang Jepang itu lebih baik daripada Indonesia, karena faktanya banyak. Ga usah bilang, “Ga semua tuh kayak gitu.” Ya iyalah, aku aja ga suka kok lalat-lelet kalau ngapa-ngapain, dan Indonesia tentu punya banyak keunggulan yang ga kalah dari Jepang. Tapi kenapa ga berkembang? Well, pernah dengar, “Yang Muda Yang Berkarya”? Environment kita minim, budaya kita beraneka-ragam tapi wadah untuk eksplorasi sedikit. Banyak sih yang bikin gerakan ini itu, tapi ga saling kerja sama dan bawaannya jadi ego masing-masing. Terus… Yah… Mungkin kesadaran masing-masing, dan support orang tua. Ga tau lah ya, kalau aku pribadi memang ga bisa jadi contoh sebagaimana harusnya generasi muda melakukan sesuatu buat negara.

Janganlah marah jika ada yang menceritakan hal tentang Jepang yang bertolak belakang dengan Indonesia, karena hal tersebut cuma sekedar pembanding. Ibarat di atas jungkat-jungkit, walaupun kita yang di bawah dan Jepang yang di atas, itu ga hanya terjadi pada kita aja. Jangankan Jepang, lah wong sama Malaysia yang dari dulu udah otot-ototan sama kita, ga ada yang bisa mungkir kalau perkembangan Malaysia mengungguli kita. Harusnya ga boleh tutup mata dan tarik urat dengan kondisi Indonesia yang tertinggal, tapi jangan pula lempar batu sembunya tangan. Ngomongnya jelek, isinya ga ada.

Aku cinta Indonesia, ga bisa kebayang kalau tempat lahirku bukan Indonesia. Makanya, sejelek apapun wajah Indonesia sekarang, apa bisa yakin mau meninggalkan Indonesia? Bahkan banyak orang yang lama tinggal di luar negeri, masih ingat Indonesia. Gimana pun, ini memang tanah air kita. Ada bangsa yang lebih unggul, jangan marah. Justru malah harusnya mawas diri. Malu lho, marah-marah karena ada yang menceritakan fakta, tapi ga bisa berbuat apa-apa juga. Minimal, bergerak dulu, baru deh marah-marah. Heheheh…

2 thoughts on “Jangan Marah Pada Fakta

  1. betuuuul, harusnya sih kita bisa lebih introspeksi diri dan berusaha bagaimana agar negara kita tercinta ini, yang punya banyak banget kekayaan alam dan budaya bisa unggul dari negara2 lain🙂

    • Iyaaa… Aku kadang suka kesel, setiap ada diskusi ini itu ttg perbandingan negara kita dan negara lain, pasti ada aja yg negatif. Pro dan kontra itu ga salah, tapi juga harus pake nalar. Masa kita bilang begini ttg negara lain dibilangnya ga setia sama bangsa. Itu sih… Dasarnya orang aneh aja ya.. Haha😄

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s