Menjelaskan Bahasa Indonesia

Kalau menerjemahkan bahasa Indonesia ke English maupun sebaliknya, sebenarnya ga susah kalau yang akan membacanya itu cuma butuh English atau memang ngerti bahasa (Indo-English) Indonesia secara fasih (English-Indo). Tapi jadi
lain ceritanya, kalau yang akan membaca itu butuh bahasa Indonesianya dan ingin belajar melalui terjemahan English. Hasilnya, ampun susahnya buat terjemahan beserta banyak detail ini itu sebagai penjelasan. Sujud syukur punya kepala dan badan yang sekuat baja, soalnya kalau harus berhari-hari bolak-balik ngeliat text yang sama karena takut ada terjemahan atau penjelasan yanh kurang rasanya mata nih mau copot dari skrupnya. Hehehe..

Yah, jadi ceritanya seminggu lalu aku submit ke admin fansite English JKT48 terjemahan dialog dari video rekaman episode Hitam Putih pas JKT48 perform perdana lagu “KFC” di TV. Besoknya ternyata udah di publish, dan ga seluruh isi dokumen yang jumlahnya 64 halaman itu terpampang di satu artikel. Saking beratnya ga bisa di load di hp, cuma bisa kalau koneksi lagi bagus. Untung sih masih bisa di baca semua, dan ternyata setelah kuteliti banyak banget typo dan kurang tanda baca di sana-sini. Habisnya butuh seminggu lebih lho, nyelesainnya. Dan kupikir bakal di buat jadi subtitle daripada langsung di publish. Was-was juga nih, ntar bikin malu kalau sampai dibaca sama yang fasih English.

Ga taunya, salah satu fans JKT48 dari Jepang yang kebetulan bisa English punya maksud ingin ambil seluruh isi artikel terjemahan ini sebagai bahan untuk belajar bahasa Indonesia. Walah! Aku ga enak aja nih jadinya, ngeliat dialog Indo di artikel itu acak adut ga keruan. Akhirnya kutawarin aja untuk ngirim dokumen yang lebih baik. Dia setuju, lalu kucoba edit selama sekitar 3 harian. Kemarin malam baru kukirim dan sudah dibalas sama dia. Tapi tetep was-was gitu, karena jelas masih banyak banget yang harus dijelaskan dalam dokumen. Apalagi kalau inget dia tanya, “Apakah ini bisa digunakan ketika pertemuan bisnis?” Waduh, aku bingung. Business meeting memang bukan selalu berarti pertemuan bisnis, tapi bisa juga pertemuan pengenalan atau pertemuan kali pertama. Cuma yaah.. Kalau pakai bahasa informal kita pas suasana kayak gitu kan agak aneh ya. Nanti jadi salah paham deh.. Jadi, aku berusaha semampu aku ngejelasin kata-kata atau kalimat tertentu di dokumen. Bolak-balik atas-bawah biar full detilnya. Tapi ternyata jadi susah! Bahasa informal kita ini susah bangeett kalau mau dijelasin satu-satu!! Bisa mokad deh lama-lama. *mendadak pusing karena inget lagi.*

Kayaknya, aku harus bisa lebih banyak belajar lagi nih soal translation. Ga nyangka juga ternyata susah mengajarkan non-Indo speaker cara menggunakan bahasa Indonesia. Memang kalau sistem kita mah enaknya langsung ngomong ya, daripada dijelasin lewat tulisan. Susaahh.. Sussaaahhh…

6 thoughts on “Menjelaskan Bahasa Indonesia

  1. Banyak challenge -nya ya Mbak. Saya sangat awam dengan urusan terjemah menterjemah secara resmi. Biasanya cuma ngomong sedapatnya yang ada di kepala saya saja. Kadang agak malu juga sih kalau nyadar itu amburadul he he..

    • Iya mbak, saya juga kadang2 sampai bingung mau ngomong apa. Translation itu susahnya di situ. Sebenarnya ngerti artinya, tapi bingung gimana yang bener2 nyambung. Hahaha… Yang ini pun, kalau bukan karena terjemahannya amburadul dan saya ga enak kalaus sampai yang belajar ini jadi bingung, ogah ini saya capek-capek ngedit segitu banyak.😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s