Tentang Hobby Baru

As a matter of fact, novel dalam bentuk digital file itu memang punya keuntungan sendiri. Hemat biaya kertas dan beban bawa buku ke mana-mana, selain itu bisa jadi media yang bagus buat English teaching tanpa perlu harus maksa si murid untuk baca seluruh buku, soalnya kan bisa di parting jadi penggalan-penggalan. Ehh.. Presentasi Teaching Media dan topik buat Research Methodology nantinya tentang ini, tapi buat RM terpaksa harus ganti ke online English story soalnya dosen bilang kemungkinan murid bakal takut kalo di suruh baca novel full satu buku. Gapapa, research di sekolah nanti bisa ngopy dikit dari harpot buat sampel satu bahan penelitian dan survey terus yang kedua baru nyari di google. Fictionpress banyak kok, hehe. Yang jelas, entah kenapa berasa antusias aja nunjukkin ke orang lain bahwa materi baca bahasa inggris itu ga susah dicari, malah sebenarnya gampang banget. Denger-denger sih katanya di luar nagri sono orang lebih suka dapet materi lewat file digital kayak PDF ato semacamnya, soalnya praktis dan hemat. Emang sih, mungkin rasanya ga bakal sama kayak beli dan baca buku asli, tapi buatku mah yang penting isinya. Bentuk itu ga ngaruh yang penting isinya asli, bisa dibaca dan dipahami. Kasian juga sih sama nasib pohon yang ditebang untuk industri kertas, udah banyak oknum yang justru melakukan kerusakan lebih besar bermodus bisnis. Ga ada salahnya baca buku lewat PDF file.

Ngomongin soal novel English, ga taunya aku masih cetek referensi karena masih banyak banget novel di luar sana yang bagus banget tapi belum pernah aku baca (ya iyalah). Misalnya novelnya Diana Wynne Jones nyatanya ga cuma Howl’s Moving Castle, House of Many Ways dan Castle in The Air aja, tapi masih banyak yang bagus dan pingiiiiiinnnn banget aku baca satu-satu sampe rasanya mupeng sendiri. Haha. Beneran nih, kayak jadi semacam obsesi nih daripada hobby.😛 Meskipun agak terobsesi download novel PDF, aku termasuk pembaca yang agak lambat. Mungkin karena kebawa mood kali, jadi buku yang seharusnya bisa kelar di baca sehari malah jadi seminggu baru nyampe halaman terakhir. Bisa juga sebaliknya, mungkin untuk ukuran kecepatan baca normal palingan beberapa hari baru bisa selesai dibaca malah dua hari udah habis. Tapi jarang sih, soalnya waktu itu pun harus sampe skip makan dan mandi. Ahahaha😆

Baca buku, apapun bentuk, isi maupun cara bacanya memang ga pernah mati gaya untuk jadi hobby yang menyenangkan. Sayang di Tulang Bawang ga ada perpustakaan umum ato sekolah yang perpusnya selengkap Xaverius 1 Bandar Lampung ato mendekati. Toko bukunya juga cuma jual buku sekolah atopun majalah. Andaikan fasilitas semacam ini diperhatikan masyarakat, Gramedia ato Fajar Agung pasti udah adi dari dulu di sini. Uuuhhh.. Aku kangen muter-muter di stand komik, kangen BBM-nya, kangen beli buku-bukunya. Hikssss… Sekarang cuma bisa download novel PDF gretos tos tos.😐

One thought on “Tentang Hobby Baru

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s