Membaca Setiap Hari

Bisa dibilang aku suka baca tapi ga punya satu novel pun. Rata-rata kalau kepingin baca novel pasti pinjam, baik dari perpustakaan sekolah maupun dari teman. Komik sih, soal lain ya. Tapi sekarang udah jarang baca komik dan biasanya juga baca scanlation, soalnya praktis dan ga banyak makan tempat. Nah, terus bahan bacaannya apa donk (selain postingan blog, tentunya) jadinya?

Jawabannya : online English stories.

Hobby baca fiksi online udah lama banget jadi kegiatan harian, yang jelas sejak pertengahan PKL kelas 11 SMK. Bulan kedua PKL, bawaannya bosen setengah hidup, kerjaan juga selesai lebih cepat sehingga bawaannya di kantor nganggur. Waktu itu aku belum tertarik sama socmed macam Facebook dan Twitter, jadi mojoknya lebih sering di Kemudian.com. Baca cerpen dan cerbung di sana dan sempet jadi anggota, eh tapi cerpen buatanku malah dikritisi katanya ga ada emosi yang kerasa. So, yah… Downfall. Kecewa itu pasti. Akhirnya mencoba main di FB akibat ajakan sohib karib. Habis itu jarang baca-baca fiksi online lagi.

Ketemu Fanfiction.net dan akhirnya sampai sekarang jadi rutinitas harian untuk baca fiksi di sana, yang mungkin jadi lebih mudah untuk mempelajari English karena hampir setiap hari baca fiksi English. Mulai dari yang banyak typo dan error-grammar sampai yang spotless tapi kurang kreatif soal ide cerita. I guess, there’s a lot of people out ther who obviously have great talents in writing but not chance in book-publishing. Selain itu, mungkin pertimbangan soal internet yang lebih menjanjikan publikasi dan audience yang lebih besar dengan biaya dan kerja minim. Lha, wong upload video cuma joget-joget aneh di youtube bisa terkenal dalam hitungan detik, apa susahnya? Tapi justru di situ sih masalahnya; penulis banyak, bakat menulis pun banyak, tapi belum tentu tulisannya cukup menarik dan menggugah hati untuk dibaca. Dari tahun 2009 hingga sekarang lalu lalang baca online fiction yang entah udah berapa banyak jumlahnya, jelas banget transisi antara yang tadinya cuek bebek sama over-typos, missspelling dan error-grammar. Kadang ini bikin aku aware sama perkembangan diri sendiri sekaligus juga jengkel karena ga bisa tahan untuk merhatiin satu bagian kalimat yang misspelled padahal ceritanya lagi di point menuju seru.

Misalnya di Fictionpress.com (masih sodaraan sama Fanfiction.net), Banyak fiksi yang bagus, menarik, walaupun rata-rata romance yang dramatis, at least pointnya adalah narasinya lumayan cukup bagus untuk bikin aku ga berhenti baca dan hunting cerita lain. Ada beberapa yang masih dalam list tapi di summary ternyata di removed dengan alasan prevent from plagiarism atau si author kepingin melanjutkan karir menulisnya lebih jauh, dan itu mengecewakan. Apapun, aku ga bohong kalo membaca online story setiap hari itu satu-satunya hobby yang masih betah aku lakuin sampai sekarang. Blogging juga seru sih, tapi kan ga tiap hari. Kadang bisa bosen juga. Kalo baca fiksi online, anehnya ga pernah bosen. Selesai satu judul, penasaran cari yang lain. Tiap ada kesempatan, online di hp, baca lagi. Ga puas satu cerita, muterin list cari yang lain. Siklusnya seperti itu. Banyak vocabulary yang aku ngerti dan familiar tapi kalo ditanya lexical meaningnya malah bingung, anehnya itu. Hahaha…😀

Yang penting baca setiap hari, kapan aja dan di mana aja. Ehekk..:mrgreen:

Post ini dikategorikan sebagai “Liburan Post Goal”.
Tentang “Liburan Post Goal” :
Liburan Post Goal: One Day One Post
Liburan Post Goal (2)

3 thoughts on “Membaca Setiap Hari

  1. Pingback: Liburan Post Goal (2) « AnnieTjia-Tastic

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s