Satu Seumur Hidup

Sebelumnya, ada yang tau Formspring? Ini adalah Question dan answer site dimana kamu bakal diberi pertanyaan secara random dan jawaban yang kamu berikan untuk pertanyaan tersebut akan muncul di profile page-mu. Setiap Q&A yang muncul bisa di like dan bisa juga di share ke socmed, bahkan ada media attachment dan semacamnya. Kayak semacam online interview ya, soalnya bisa anonymous bisa mengirimkan pertanyaan untuk si user. Tapi denger-denger nih, karena banyaknya kontroversi yang terjadi di Formspring, situs ini di ban. Tadi siang waktu nyoba akses juga redirecting ke mobile version, terus ada notifikas “301 moved permanetly”. Kebenarannya juga belum ketemu nih.


Lhaa terus hubungannya apa dengan title post ini? Well, bisa dibilang ini merupakan tempat tongkrongan sebelum aku aktif di WordPress. Seru aja kali ya, dapat pertanyaan-pertanyaan random dan unik terus kita jawab. Ada banyak spammer yang bisa memberikan pertanyaan untuk followernya sehingga membantu meningkatkan daftar jumlah pertanyaan yang dijawab oler user yang memfollow user spammer seperti ini. Salah satu spammer yang pernah aku follow punya pertanyaan umum bertema, “sekali seumur hidup”. For example;

If you only have one book to read for the rest of your life, what would it be?

If you’re only allowed to eat in one restaurant, where would it be?

If you only can talk to one person for the rest of your life, who would it be?

Pertanyaan diatas, kalo dijawab hanya sebagai pengandaian semata mungkin mudah saja di jawab. Tapi andai kata benar-benar terjadi situasi di mana kita cuma dikasih pilihan semacam ini untuk seumur hidup, apa benar-benar mampu dilakukan? Kalopun disuruh, “kamu akan makan gratis seumur hidupmu, tapi cuma satu jenis makanan. Apa yang kamu pilih?” secara pribadi aku belum tentu sanggup ngelakuinnya. Mungkin untuk beberapa kejadian tertentu itu bisa terjadi, namun wayahnya manusi kan bisa aja bosan. Nah, ini pertanyaannya adalah sesuatu untuk seumur hidupmu, sanggupkah?

Terus relasinya dengan kehidupan nyata sendiri, kalo dipikirin lagi, kita tuh termasuk orang-orang yang sangat beruntung masih bisa memiliki lebih dari satu pilihan dalam segala hal. Makan masih bisa beda lauk setiap hari, pakaian masih bisa milih jenis, dan lain-lain. Ada sekian banyak yang ga seberuntung itu, ada yang ga punya pilihan dalam hidup dan harus menerima sesuatu seadanya seumur hidup. Kalo punya baju cuma nempel di badan, ya itulah yang ada. Kalo cuma bisa makan dan minum yang mampu dia dapat di hari itu, ya itulah yang mengganjal perut. Beneran deh… Ngebayangin hal-hal semacam ini masih dan akan terus ada di masyarakat aja sudah mengiris hati. Kalo pertanyaan di atas hanya sekedar sebuah pilihan, orang-orang tersebut kenyataannya ga punya kesempatan untuk memilih karena ga ada pilihan yang lebih baik.😦

Misalnya lagi, lebih spesifik, yaitu tentang pernikahan. Practically, if we’re brave enough to take a marriage step, it means that we’re ready to spend the rest of our lives with only one person. Dengan kata lain, satu untuk seumur hidup. Kenyataanya, pada banyak kasus jodoh pun ga bisa di temukan hanya dengan sekali menikah. Ada yang sampe 3 atau bahkan 7 kali bercerai baru menemukan “the one” untuk seumur hidupnya. Yaah… Tapi ya jangan sampe lah ya, amit-amit kalo aku harus jadi janda 7 kali baru ketemu jodoh sejati untuk seumur hidupku. Duuuhh gilaniiii…🙄 Maksudnya, ngebayangin hal semacam itu terjadi sementara di waktu muda begini aku masih dengan sifat yang segini-gini aja, kesanggupan jadi bertanda tanya besar buatku. Ah~ musti cari calon suami yang sabar nih ya. Ahaha.. Aku pun ternyata masih bocah aleman.😆

Ngikutin gaya postingan mbak Ely nih, nutup pake pertanyaan. Kalo teman-teman ditanya pertanyaan “satu seumur hidup”, apa yang akan kalian jawab?🙂

9 thoughts on “Satu Seumur Hidup

  1. Ngikutin gaya postingan mbak Ely nih, nutup pake pertanyaan. Kalo teman-teman ditanya pertanyaan “satu seumur hidup”, apa yang akan kalian jawab?

    ah, iya selalu mengundang kimentar🙂
    nikah muda, calonnya mirip emma robert juga ndak papa..:mrgreen:

    salam kenal mbak…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s