Hari Ibu

Emak

Emak yang lagi ngudut..😀

Kalo ngomongin hari Ibu Indonesia, haru biru kerasa waktu cerita bagaimana perjuangan para ibu yang bersahaja, penuh pengorbanan dan rasa cinta. Salah satu teman menceritakan di status Fb-nya bahwa ia membelikan kado untuk sang ibu sebagai perayaan hari Ibu Nasional. Ada pula yang menceritakan rasa kangen terhadap ibu yang jauh dengannya, ada pula yang sekedar mengucapkan selamat hari Ibu. Well, aku ngapain ya? Selama ini aku ga punya tindakan khusus dalam memperingati hari Ibu. Apakah ini kerasa kok seperti aku ini kurang peka ya?


Tentu ketika membicarakan sosok seorang ibu bagi kita yang menjadi anaknya, bisa lebih panjang daripada sungai Nil. Tanpa disadari, kontribusi ibu terhadap kehidupan kita tuh sifatnya infinite, ga ada batasnya, alias sepanjang masa. Terkadang ada waktu dimana kita melupakan betapa pentingnya keberadaan ibu dalam keseharian, makanya walaupun tangan emak bau bawang atau belepotan tanah sehabis berkebun ga akan pernah kulewatin kesempatan untuk cium tangannya sebelum pergi ke luar. Aku percaya, mencium tangan emak sebelum berangkat merupakan restu yang mampu memberikan rasa aman setiap memulai sesuatu. Beneran deh, sekalinya lupa cium tangan emak tuh ada aja kejadian aneh dan nyebelin. Nyium tangan emak tuh ampuh ngusir sial lho! Lagian juga, mana ada yang tahu sampai berapa lama kesempatan untuk cium tangan emak tersedia buat aku. Kenapa harus melupakan kebiasaan ini hanya karena takut telat ke sekolah atau kampus? Aku suka marah sama adikku yang sering banget main selonong boys kalo mau berangkat atau pulang dari sekolah. Gila, budaya cium tangan itu ga susah dilakukan, ga perlu makan waktu lama, simple ga neko-neko. Ngapa ya remaja sekarang malah melupakan budaya baik ini?

Nah.. Di momen hari Ibu ini, flashback kenangan manja-manjaan dan bonding-moment dengan ibu mengalir lagi, sampai di pertanyaan, “apa yang sudah diberikan untuk ibu?”. In all honesty, aku bahkan ga bisa ngasih satupun contoh akan sesuatu yang pernah aku lakuin untuk emak. Rasanya jadi malu sendiri, melewati hari Ibu Nasional setiap tahun tanpa pernah ingat memberikan sesuatu yang berguna buat emak. Sebagai anak ini termasuk kegagalan. Uhh… #Nyumputkedalamsumur

Bagi yang sudah nyempatin ngucapin selamat hari ibu untuk ibu anda atau bahkan udah kasih hadiah… Ketahuilah bahwa diriku ini iri sekaleeee sama kalian. Ngomong “selamat hari ibu” itu susah lhoo sebenarnya. Soalnya kami ini tipe keluarga yang jarang merayakan sesuatu. Momen ulang tahun aja berlalu bagaikan hari biasa. Haha…

Gapapa deh ya… Tetep aku ucapin selamat Hari Ibu Nasional bagi seluruh ibu dan calon ibu di Indonesia. Savour your wonderful moment of being a mother!🙂

2 thoughts on “Hari Ibu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s